Jakarta,
26 Juni 2026 – Guru Besar Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP),
Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., menilai sosok Presiden Republik
Indonesia Prabowo Subianto memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap
berbagai persoalan bangsa.
Hal itu disampaikan Sri Rahayu saat
mengikuti Konvensi, Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026
Sarasehan Kebangsaan 2.600 Rektor/Dekan/Dosen PTN & PTS Seluruh
Indonesia. Acara bertema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan
Indonesia” ini berlangsung selama tiga hari di Jakarta Convention
Center, Jakarta, mulai Jumat (26/6) hingga Minggu (28/6).
Menurut
Sri Rahayu, selama lebih dari 1,5 jam mendengarkan Prabowo memaparkan
pidato pada pembukaan, ia melihat Prabowo menguasai berbagai bidang,
mulai dari sosial, politik, ekonomi, sejarah, hingga pertanian.
"Pak
Presiden ilmunya begitu luas, baik sosial, politik, ekonomi, pertanian,
beliau begitu menguasai. Kami 1,5 jam itu tanpa tidur sedikit pun,
memperhatikan dengan serius apa yang beliau sampaikan. Betul-betul
presiden yang luar biasa dan sangat merakyat," ujar Sri Rahayu.
Ia
mengatakan Prabowo memiliki kemampuan dalam melihat berbagai persoalan
nasional. Tidak berhenti semata pada pemetaan masalah, tetapi juga
menawarkan solusi yang dapat diterapkan.
"Kalau saya melihatnya
perfect banget ya ilmunya. Baik ilmu bahasanya, ilmu sejarahnya, ilmu
politiknya, bahkan ilmu pertaniannya, beliau sangat complete. Beliau
bisa memetakan permasalahan di Indonesia ini. Dan setelah saya baca
bukunya, persoalan-persoalan itu sudah diselesaikan secara praktis,"
kata dia.
Lebih lanjut, Sri Rahayu juga mengungkapkan bahwa pesan
yang paling membekas dari paparan Prabowo adalah ajakan untuk
menumbuhkan kepedulian bersama dalam memajukan Indonesia.
"Kepedulian
sebenarnya yang beliau ajarkan tadi, bahwa tanggung jawab kita bersama
sebagai anak Indonesia. Kita ini anak Indonesia, anak Indonesia harus
maju, tidak boleh menjadi bagian yang tertinggal dan tidak boleh
tertindas. Kita harus maju terus, semangat kita bersama Pak Presiden,"
tuturnya.
Sebagai tindak lanjut dari sarasehan tersebut, Sri
Rahayu menegaskan kesiapan perguruan tinggi untuk mendukung berbagai
program pemerintah.
"Harapan saya, dari acara ini nanti kita akan
menghasilkan poin-poin sesuai materi-materi sarasehan yang bisa
dihasilkan di kampus. Jadi kami, kampus atau perguruan tinggi, siap
menjadi pendamping setiap program-program Bapak Presiden," tegasnya.
Rill/Red

0Komentar